Kesadaran Halal UMKM IKN Terus Tumbuh, LPH UINSI Samarinda Audit Bakso LSG Sepaku

Kesadaran Halal UMKM IKN Terus Tumbuh, LPH UINSI Samarinda Audit Bakso LSG Sepaku post thumbnail image

Penajam Paser Utara, 22 Agustus 2026

Kesadaran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) terhadap pentingnya sertifikasi halal terus menunjukkan perkembangan positif. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya pelaku usaha yang mulai mengajukan sertifikasi halal sebagai bentuk komitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen.

Salah satu pelaku usaha yang menunjukkan komitmen tersebut adalah Bakso LSG Sepaku, yang menjalani proses audit halal bersama Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UINSI Samarinda pada Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan audit dilakukan oleh auditor halal LPH UINSI Samarinda, Muhammad Agil, M.Sc dan Adlillah Triastuti, S.Si, didampingi oleh Tim Manajemen LPH UINSI Samarinda, Nur Anisa, M.H.

Bakso LSG merupakan usaha keluarga yang menyediakan produk bakso untuk masyarakat di kawasan Sepaku. Sebagai produk olahan berbahan dasar daging, bakso menjadi salah satu jenis produk yang membutuhkan perhatian khusus dalam proses pemeriksaan kehalalan bahan dan pengolahannya.

Dalam pelaksanaan audit, auditor memberikan perhatian khusus terhadap daging yang digunakan serta proses penggilingan daging. Kedua aspek tersebut menjadi titik kritis yang perlu diperiksa secara menyeluruh karena berkaitan langsung dengan status kehalalan produk bakso.

Auditor memeriksa jenis dan asal-usul daging yang digunakan, memastikan kejelasan status halalnya, serta melihat proses penggilingan yang dilakukan oleh pelaku usaha. Pemeriksaan juga mencakup peralatan penggilingan untuk memastikan prosesnya terjaga dan tidak terjadi pencampuran dengan bahan yang tidak sesuai dengan ketentuan halal.

Selain bahan utama, auditor turut memeriksa bahan tambahan dan bumbu yang digunakan dalam pembuatan bakso, serta proses pengolahan, penyimpanan, dan kebersihan sarana produksi.

Pihak Bakso LSG menyampaikan bahwa usaha tersebut merupakan usaha keluarga yang terus dikembangkan. Keinginan untuk memperoleh sertifikat halal menjadi bagian dari upaya keluarga dalam memberikan rasa aman kepada konsumen.

“Ini usaha keluarga kami. Kami ingin memiliki sertifikat halal supaya konsumen merasa aman saat mengonsumsi produk yang kami jual. Kami berharap dengan adanya sertifikat halal ini, konsumen semakin percaya dan usaha keluarga kami juga bisa terus berkembang,” ujar pihak Bakso LSG.

Keinginan pelaku usaha untuk memperoleh sertifikat halal menunjukkan bahwa sertifikasi halal semakin dipandang sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Terlebih bagi UMKM yang bergerak di bidang makanan olahan daging, kejelasan bahan dan proses produksi menjadi hal yang sangat diperhatikan.

LPH UINSI Samarinda terus mendorong pelaku UMKM di kawasan IKN untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya jaminan produk halal. Semakin banyaknya UMKM yang mendaftarkan produknya untuk sertifikasi halal menjadi langkah positif dalam membangun ekosistem halal di kawasan IKN.

Melalui kegiatan audit di Bakso LSG Sepaku, LPH UINSI Samarinda kembali menegaskan komitmennya untuk mendampingi dan mengawal pelaku usaha agar mampu menghasilkan produk yang halal, aman, berkualitas, dan memberikan ketenangan bagi konsumen.

Tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *