Mulai dari Bank Indonesia, KDEKS Kaltim Hingga OPD Penyelenggara Sertifikasi Halal Hadiri 4th Halal Fest PUKAHA UINSI Samarinda 2026

Mulai dari Bank Indonesia, KDEKS Kaltim Hingga OPD Penyelenggara Sertifikasi Halal Hadiri 4th Halal Fest PUKAHA UINSI Samarinda 2026 post thumbnail image

Samarinda, 04 Juli 2026

Pusat Kajian Halal (PUKAHA) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda kembali menggelar 4th Halal Fest PUKAHA UINSI Samarinda 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-1 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UINSI Samarinda. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, di Auditorium UINSI Samarinda dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) di Kalimantan Timur.

Halal Fest tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem halal di Kalimantan Timur. Berbagai institusi hadir sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan implementasi sertifikasi halal, mulai dari unsur pemerintah, lembaga keuangan, perguruan tinggi, hingga pelaku usaha.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan, Deputi Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kalimantan Timur, Pengawas BPJPH Kalimantan Timur, Bank Kaltimtara Syariah, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara, para Penyuluh Agama, pendamping Proses Produk Halal (PPH), auditor halal, serta ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarstakeholder, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku usaha yang telah menyelesaikan proses sertifikasi halal. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen para pelaku usaha dalam menghadirkan produk yang memenuhi standar halal sekaligus meningkatkan daya saing usaha mereka.

Keikutsertaan Bank Indonesia, KDEKS Kalimantan Timur, BPJPH, OPD terkait, serta berbagai mitra strategis lainnya menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem halal merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat peningkatan jumlah produk bersertifikat halal sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan industri halal.

Melalui penyelenggaraan 4th Halal Fest PUKAHA UINSI Samarinda 2026, UINSI Samarinda kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi pusat pengembangan kajian halal yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah dan pemberdayaan UMKM melalui penyelenggaraan Jaminan Produk Halal yang profesional, inklusif, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *