Penajam Paser Utara, Sabtu, 24 Oktober 2026 – Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem halal di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan audit halal pada UMKM Pondok Nusantara yang bergerak di bidang kuliner, khususnya penyediaan aneka makanan berat berbasis nasi dan lauk-pauk.
Kegiatan audit halal ini dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, oleh auditor halal LPH UINSI Samarinda, Nurhikmah, M.Si., didampingi Ketua LPH UINSI Samarinda, Hj. Maisyarah Rahmi Hasan, Lc., M.A., Ph.D., serta tim manajemen LPH, Nur Suci Rahmayanti, M.H. Pelaksanaan audit ini merupakan bagian dari upaya memastikan pemenuhan persyaratan kehalalan produk sekaligus meningkatkan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya jaminan produk halal.

Dalam kegiatan tersebut, auditor halal melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan proses produksi makanan, meliputi bahan baku yang digunakan, sumber bahan, proses pengolahan, fasilitas produksi, serta prosedur yang diterapkan dalam menjaga konsistensi kehalalan produk. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menilai kesesuaian proses produksi dengan persyaratan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH).
Sebagai UMKM yang menyediakan makanan berat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, Pondok Nusantara memiliki peran penting dalam menghadirkan produk pangan yang aman dan terjamin kehalalannya. Penggunaan bahan baku yang jelas status kehalalannya serta penerapan proses pengolahan yang sesuai menjadi aspek penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Ketua LPH UINSI Samarinda, Hj. Maisyarah Rahmi Hasan, Lc., M.A., Ph.D., bersama tim terus mendorong pelaku usaha agar menjadikan sertifikasi halal sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan daya saing usaha. Sertifikasi halal tidak hanya menjadi bentuk pemenuhan ketentuan yang berlaku, tetapi juga merupakan komitmen pelaku usaha dalam memberikan kepastian dan rasa nyaman kepada masyarakat sebagai konsumen.
Antusiasme pelaku UMKM dalam mengajukan sertifikasi halal menjadi salah satu peluang untuk memperkuat ekosistem halal di kawasan penyangga IKN. Dengan semakin meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya produk halal, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan sekaligus memperluas peluang pemasaran.
Pelaku usaha Pondok Nusantara menyambut baik pelaksanaan audit halal yang dilakukan oleh LPH UINSI Samarinda. Menurutnya, sertifikasi halal merupakan langkah penting untuk memberikan keyakinan kepada pelanggan terhadap makanan yang disajikan setiap hari.
“Bagi kami, sertifikasi halal sangat penting karena kami menjual makanan berat seperti nasi dan berbagai macam lauk-pauk yang dikonsumsi masyarakat sehari-hari. Kami ingin pelanggan merasa tenang dan yakin terhadap bahan-bahan yang kami gunakan serta proses pengolahan makanan di tempat usaha kami. Kami berharap melalui proses sertifikasi halal ini, Pondok Nusantara semakin dipercaya oleh pelanggan dan dapat mengembangkan usaha menjadi lebih baik ke depannya,” ungkap pelaku usaha Pondok Nusantara.
Pelaksanaan audit halal ini menjadi bagian dari upaya memperluas penerapan standar halal di kalangan UMKM, khususnya di Penajam Paser Utara dan kawasan penyangga IKN. Seiring dengan perkembangan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut, sektor kuliner memiliki peluang besar untuk tumbuh dan berkembang dengan tetap memperhatikan aspek kehalalan produk.
Melalui kegiatan ini, LPH UINSI Samarinda berharap semakin banyak pelaku UMKM yang tergerak untuk mengurus sertifikasi halal dan menerapkan proses produksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kesadaran tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga memperkuat posisi produk lokal dalam persaingan pasar.
LPH UINSI Samarinda berkomitmen untuk terus memberikan layanan pemeriksaan halal secara profesional serta mendukung pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan sertifikasi halal. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang berdaya saing dan membangun ekosistem halal yang berkelanjutan di kawasan IKN dan Kalimantan Timur.
