Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke LPH UINSI Samarinda pada Senin (14/9/2026). Kunjungan yang berlangsung di Kantor LPH UINSI Samarinda tersebut menjadi bagian dari upaya LPH DPKH Kaltim untuk memperkuat kesiapan dan pemahaman dalam menjalankan tugas sebagai LPH yang baru saja melakukan launching.
Rombongan LPH DPKH Kaltim yang berjumlah 7 orang terdiri atas Ketua LPH, tiga Auditor Halal, Bendahara, serta tim administrasi. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran pengelola LPH UINSI Samarinda.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana diskusi dan berbagi pengalaman. Berbagai pertanyaan diajukan oleh tim LPH DPKH Kaltim, terutama berkaitan dengan hal-hal teknis dan administratif yang diperlukan dalam menjalankan operasional LPH serta pelaksanaan audit halal.
Beberapa hal yang menjadi pembahasan antara lain tata cara perhitungan biaya audit halal, format dan mekanisme penerbitan surat tugas auditor, tahapan pelaksanaan audit halal, penyusunan laporan hasil audit, sistem persuratan, administrasi LPH, hingga strategi marketing dan pengenalan layanan LPH kepada pelaku usaha.
Tim LPH DPKH Kaltim juga berdiskusi mengenai pengalaman LPH UINSI Samarinda dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Pembahasan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran praktis mengenai langkah-langkah yang perlu dipersiapkan sebelum dan sesudah pelaksanaan audit halal.
Ketua LPH UINSI Samarinda, Hj. Maisyarah Rahmi Hasan, Lc., M.A., Ph.D., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, berbagi pengalaman antarlembaga merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem halal yang semakin kuat di Kalimantan Timur.
“Kami sangat senang menerima kunjungan dari LPH DPKH Kaltim. LPH yang baru berdiri tentu membutuhkan banyak persiapan, bukan hanya dari sisi teknis audit, tetapi juga administrasi, persuratan, pembiayaan, pelayanan kepada pelaku usaha, dan bagaimana membangun kepercayaan masyarakat terhadap LPH,” ujar Hj. Maisyarah.
Ia menambahkan bahwa pengalaman yang dimiliki LPH UINSI Samarinda terbuka untuk dibagikan sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemeriksaan halal.
“Kami berharap diskusi ini tidak berhenti pada kunjungan hari ini saja, tetapi dapat menjadi awal dari sinergi dan kolaborasi yang lebih luas. Semakin banyak LPH yang memiliki tata kelola dan kompetensi yang baik, insyaallah semakin kuat pula ekosistem jaminan produk halal di Kalimantan Timur,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua LPH DPKH Kaltim menyampaikan ucapan terima kasih kepada LPH UINSI Samarinda atas sambutan dan kesempatan untuk berdiskusi serta berbagi pengalaman.
Ia mengapresiasi keterbukaan LPH UINSI Samarinda dalam memberikan penjelasan mengenai berbagai aspek operasional LPH, khususnya hal-hal yang dibutuhkan dalam memulai pelaksanaan audit halal.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPH UINSI Samarinda yang telah menerima kami dan berbagi pengalaman. Banyak hal yang kami dapatkan dari kunjungan ini, terutama mengenai bagaimana memulai audit, administrasi, persuratan, perhitungan biaya audit, sampai dengan penyusunan laporan. Ini menjadi pembelajaran yang sangat berarti bagi kami sebagai LPH yang baru memulai kegiatan,” ungkap Ketua LPH DPKH Kaltim.
Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai proses kerja LPH secara menyeluruh. Tidak hanya terkait tugas auditor halal, tetapi juga bagaimana membangun sistem administrasi dan pelayanan yang mendukung operasional LPH.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama dan berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan yang kemungkinan dihadapi dalam pelaksanaan audit halal di lapangan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling bertukar pengetahuan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara LPH UINSI Samarinda dan LPH DPKH Kaltim.
Melalui kunjungan ini, kedua lembaga diharapkan dapat terus membangun sinergi, kolaborasi, dan pertukaran pengalaman dalam rangka mendukung penyelenggaraan jaminan produk halal serta memberikan pelayanan pemeriksaan halal yang profesional kepada masyarakat dan pelaku usaha di Kalimantan Timur.