LPH UINSI Samarinda Lakukan Audit Halal di SPPG Batuah, Kesadaran Sertifikasi Halal Semakin Menguat

LPH UINSI Samarinda Lakukan Audit Halal di SPPG Batuah, Kesadaran Sertifikasi Halal Semakin Menguat post thumbnail image

Kutai Kartanegara, 11 September 2026

Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UINSI Samarinda kembali melaksanakan audit halal pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batuah pada Jumat, 11 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh proses penyelenggaraan makanan berjalan sesuai dengan ketentuan jaminan produk halal.

Audit halal dilakukan oleh dua auditor halal LPH UINSI Samarinda, yaitu Muhammad Agil, M.Sc. dan Nurhikmah, M.Si. Keduanya didampingi langsung oleh Ketua LPH UINSI Samarinda, Hj. Maisyarah Rahmi Hasan, Lc., M.A., Ph.D.

SPPG Batuah merupakan salah satu unit pelayanan yang memiliki aktivitas pengolahan dan penyediaan makanan dalam jumlah besar. Karena itu, pemeriksaan halal dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya terhadap bahan makanan yang digunakan, tetapi juga terhadap berbagai tahapan dan fasilitas yang mendukung proses produksi.

Dalam pelaksanaan audit, auditor melakukan pemeriksaan terhadap bahan baku dan bahan tambahan yang digunakan, termasuk memastikan adanya dokumen atau bukti kehalalan bahan. Auditor juga menelusuri proses penerimaan, penyimpanan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan untuk memastikan tidak terdapat potensi kontaminasi atau penggunaan bahan yang tidak sesuai dengan ketentuan halal.

Selain aspek bahan dan proses produksi, auditor turut memeriksa kondisi fasilitas produksi, kebersihan peralatan, tempat penyimpanan bahan, sanitasi, serta penerapan prosedur kebersihan di lingkungan SPPG.

Pemeriksaan juga mencakup aspek pendukung lainnya, termasuk dokumen lingkungan, pengelolaan limbah, serta sistem pembuangan limbah yang dihasilkan dari aktivitas dapur. Hal tersebut menjadi perhatian karena pengelolaan fasilitas produksi yang baik tidak hanya berkaitan dengan kehalalan bahan dan produk, tetapi juga dengan kebersihan, sanitasi, serta tanggung jawab terhadap lingkungan.

Auditor melakukan penelusuran terhadap limbah padat maupun limbah cair yang dihasilkan dari aktivitas pengolahan makanan, termasuk bagaimana limbah dikumpulkan, dipisahkan, ditampung, dan dibuang agar tidak menimbulkan pencemaran maupun mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.

Pemeriksaan secara menyeluruh tersebut dilakukan untuk memastikan adanya kesesuaian antara kondisi di lapangan dengan dokumen dan prosedur yang diterapkan oleh SPPG. Auditor juga memberikan catatan dan arahan apabila ditemukan aspek yang masih perlu diperbaiki atau disempurnakan.

Pihak SPPG Batuah menyambut baik pelaksanaan audit halal yang dilakukan oleh LPH UINSI Samarinda. Pihak SPPG menilai bahwa proses audit memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga kehalalan dan kebersihan dalam seluruh rangkaian penyelenggaraan makanan.

“Kami sangat mengapresiasi proses audit yang dilakukan oleh LPH UINSI Samarinda. Bagi kami, audit ini bukan hanya tentang memeriksa bahan makanan, tetapi juga mengingatkan kami untuk memastikan seluruh proses dari awal sampai akhir berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ungkap pihak SPPG Batuah.

Pihak SPPG juga menyampaikan bahwa kesadaran terhadap pentingnya sertifikasi halal di lingkungan SPPG semakin meningkat. Sertifikasi halal dipandang penting untuk memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa makanan yang disediakan telah melalui proses yang memperhatikan aspek kehalalan dan kebersihan.

“Kami berharap melalui proses sertifikasi halal ini, kepercayaan masyarakat semakin meningkat. Kami juga ingin terus memperbaiki pengelolaan dapur, termasuk kebersihan, sanitasi, dan pengelolaan limbah, sehingga pelayanan makanan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Ketua LPH UINSI Samarinda, Hj. Maisyarah Rahmi Hasan, Lc., M.A., Ph.D., turut menegaskan pentingnya pemeriksaan secara menyeluruh dalam proses audit halal. Menurutnya, jaminan produk halal tidak hanya berhenti pada pemeriksaan bahan, tetapi juga mencakup proses dan lingkungan pendukung yang berkaitan dengan produksi.

Melalui kegiatan audit ini, LPH UINSI Samarinda terus berkomitmen memberikan layanan pemeriksaan halal secara profesional sekaligus mendorong meningkatnya kesadaran pelaku penyelenggara makanan terhadap pentingnya penerapan proses yang halal, bersih, aman, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Kegiatan audit di SPPG Batuah juga menunjukkan semakin kuatnya perhatian terhadap sertifikasi halal di kalangan SPPG. Kesadaran tersebut diharapkan terus berkembang sehingga jaminan kehalalan dapat menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan makanan bagi masyarakat.

Tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *