Menembus Jalur Air, Pendamping Halal LP3H UINSI Samarinda Jangkau Pelaku Usaha di Desa Sepatin Kukar

Menembus Jalur Air, Pendamping Halal LP3H UINSI Samarinda Jangkau Pelaku Usaha di Desa Sepatin Kukar post thumbnail image

Kutai Kartanegara, 05 September 2026

Komitmen untuk memperluas akses sertifikasi halal hingga ke wilayah yang memiliki keterbatasan akses terus dilakukan oleh Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UINSI Samarinda. Pada Sabtu (05/09/2026), pendamping halal LP3H UINSI Samarinda melakukan pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha di Desa Sepatin, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pendampingan tersebut dilakukan oleh Nur Suci Rahmayanti, M.H. dan Adlillah Triastuti, S.Si. Keduanya harus menempuh perjalanan yang cukup panjang untuk menjangkau Desa Sepatin. Perjalanan menuju lokasi tidak hanya melalui jalur darat, tetapi dilanjutkan dengan menggunakan speed boat selama kurang lebih satu jam.

Perjalanan melalui jalur air tersebut menjadi bagian dari upaya LP3H UINSI Samarinda untuk memastikan bahwa pelaku usaha di wilayah yang cukup jauh dan memiliki akses transportasi terbatas tetap mendapatkan pendampingan dalam proses sertifikasi halal.

Desa Sepatin memiliki potensi usaha yang cukup besar, khususnya pada sektor pengolahan hasil perikanan. Mayoritas pelaku usaha di wilayah tersebut menjalankan usaha berbasis olahan ikan, seperti kerupuk ikan dan berbagai produk olahan ikan lainnya. Potensi tersebut menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan sekaligus didorong agar memenuhi ketentuan jaminan produk halal.

Dalam kegiatan tersebut, pendamping halal memberikan pendampingan kepada pelaku usaha terkait proses sertifikasi halal, termasuk membantu pelaku usaha memahami bahan yang digunakan, proses produksi, serta pemenuhan persyaratan dalam proses pengajuan sertifikasi halal.

Kegiatan pendampingan ke Desa Sepatin ini merupakan bagian dari inisiatif Lembaga GGGI melalui Project NASCLIM, yang digagas bersama Mas Irfan, S.T., M.E. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendorong penguatan kapasitas dan keberlanjutan usaha masyarakat, termasuk melalui pemenuhan aspek kehalalan produk.

Bagi LP3H UINSI Samarinda, jarak dan kondisi geografis bukan menjadi penghalang untuk memberikan layanan pendampingan. Justru, perjalanan menuju wilayah yang sulit dijangkau menjadi wujud komitmen untuk memastikan semakin banyak pelaku usaha mendapatkan akses terhadap sertifikasi halal.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara langsung, diharapkan para pelaku usaha di Desa Sepatin dapat semakin memahami pentingnya jaminan produk halal serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk olahan yang mereka hasilkan.

LP3H UINSI Samarinda berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pelaku usaha, termasuk menjangkau wilayah-wilayah yang memiliki akses geografis yang menantang, sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem produk halal di Kalimantan Timur.

Tinggalkan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *